Kamis, 27 Januari 2011

PANTAI BAYAH YANG EKSOTIS


Wisata
Indonesia sebagai negara kepulauan kaya akan wisata alamnya, salah satunya wisata pantai. Bayah sebuah kota kecil yang berada di provinsi Banten, yang terletak di pesisir selatan pulau jawa, menyimpan potensi wisata yang sangat besar. Hampir semua pantainya masih alami dan mempesona. Kontur wilayah yang berbukit serta pegunungan di sisi utaranya, menjadikan Bayah sangat eksotis.
undefined
Bayah dapat ditempuh dari jakarta dengan berbagai rutu, salah satunya melalui Serang Banten. Dari Tol dalam kota kita menuju Tol Jakarta - Merak, lalu keluar di pintu tol Serang timur dan terus menuju Kota Serang. Dari Kota Serang perjalanan kita lanjutkan menuju daerah Cimanuk dan Saketi, cukup melelahkan pada jalur ini, karna memang kondisi jalan yang kurang baik. Dari Saketi perjalanan kita lanjutkan menuju kota Malimping, rutu ini sangat panjang, jalan berkelok-kelok serta kondisi jalan yang sungguh memprihatinkan menambah bumbu perjalanan ke Kota Malimping. Dan sepertinya kita harus ekstra makanan dan minuman selama perjalanan, karna minimnya tempat peristirahatan dan warung makan. Dari Malimping perjalanan kita lanjutkan ke Bayah, kondisi jalan Malimping-Bayah sudah lebih baik, dan kita bisa lebih menikmati perjalanannya.

Ketika kita telah memasuki wilayah pesisir selatan pulau jawa, pandangan mata kita dibuat tak berdaya, rasa lelah, kesal karna kondisi jalan yang memabukkan langsung sirna dari otak kita, berganti rasa takjub yang luar biasa. Hembusan angin, kilau air laut, deburan ombak, serta langit biru yang di hiasin awan putih seakan menjadi obat kesal kita selama perjakanan. Tidak sampai disitu kejutan yang kita dapat, sepanjang pesisir mata kita dimanjakan dengan hijaunya pegunungan di sebelah utaranya, serta kontur tanah yang berbukit bukit semakin membuat kita terlena. Area ladang serta persawahan yang ditanami padi di sepanjang pesisir hingga bukit di sebelah utaranya menjadikan Bayah sungguh eksotis.

Setelah terlena akan kecantikan alam Bayah, ada satu pemikiran yang mengusik kita, Kita akan bermalam dimana? Memang sarana Hotel dan Penginapan sangat jarang di Bayah bahkan bisa di bilang tidak ada, ada beberapa penginapan dan vila tapi letaknya cukup jauh dari Bayah.
Dari sumber yang saya dapat, sarana dan prasarana memang telah menjadi PR besar buat pemerintah derah kabupaten Lebak dan Provinsi Banten untuk menyelesaikannya. Seperti yang kita tau, kondisi jalan raya Saketi - Malimping sangat tidak layak untuk pariwisata. Hal ini juga yang tidak menarik pihak investor untuk datang dan membangun pariwisata di Bayah.

Kita lupakan masalah tadi, kita kembali pada hal eksotisme Bayah. Bagi sebagian orang yang mempunyai jiwa petualang, semua masalah diatas bukan suatu halangan untuk dapat menikmati kecantikan dan eksotisme Bayah. karna hati dan jiwa kita, otak kita, mata kita perlu kesegaran. Dan Bayah layak kita kunjungi sebagai salah satu tempat wisata yang eksotis.



Tips perjalanan :
Usahakan pergi pagi hari dari jakarta, karna perjalanan memakan waktu lebih dari 6 jam, ini dikarnakan kondisi jalan yang tidak bersahabat. Dan Pulangnya dari Bayah diusahakan sebelum jam 2 siang, Karna klo kita kesorean jalan semakin padat dengan Truk pembawa sembako.
Kondisi Bahan Bakar sebaiknya selalu Full
Bawa Cukup perbekalan selama diperjalanan, mengingat minimnya tempat peristirahatan dan rumah makan.
Bagi jiwa petualangan bawa tenda akan lebih seru dan berkesan.
Usahakan sebelum malam kita sudah mendapatkan tempat penginapan, mengingat penerangan jalan masih kurang baik.
Untuk Masalah Makan di Bayah jangan Takut, biasanya di penginapan penjaganya mau kita suruh masak, kita tinggal kasi uang, suru mereka belanja. jangan lupa Ikan bakar Ala Bayah, wisata pantai tanpa makan ikan Bakar sepertinya kurang afdol.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar